Pengabdian Masyarakat FK UNDIP – Gulon Magelang

Pemeriksaan kesehatan dan pelatihan cuci tangan Siswa sd 2 gulon untuk menunjang tumbuh kembang

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh para dosen. Kegiatan masyarakat dilakukan oleh dosen-dosen FK Undip di SD 2 Gulon Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang pada tanggal 15 Agustus 2019 berupa pemeriksaan kesehatan mata dan telinga hidung tenggorokan (THT) serta pelatihan cuci tangan yang baik dan benar kepada siswa di SD2 Gulon. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan skrining kesehatan mata dan THT pada siswa SD dan mencegah penyakti infeksi melalui cuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan ini dilakukan dengan antusias oleh siswa SD serta para guru di SD tersebut.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pelatihan cuci tangan dilakukan secara paralel pada kelas 4, 5 dan 6 secara bergantian. Pemeriksaan kesehatan mata dilakukan oleh Dr. dr. I.Edward KSL, MM, MHKes, Sp.PK, M.Si.Med, dr. Meita Hendrianingtyas, Sp.PK, M.Si.Med, dr. Riski Prihatningtias, Sp.M(K), dr. Maharani, SpM(K), dr. Buwono Puruhito, SpKK. Pemeriksaan kesehatan mata yang dilakukan terdiri dari pemeriksaan visus, pemeriksaan keadaan mata tengah serta mata bagian belakang (retina) menggunakan oftalmoskop. Hasil pemeriksaan ditemukan beberapa kelainan visus dan satu orang dengan kelainan pada retinanya, sebagian besar siswamemiliki kesehatan mata yang masih baik.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan THT dilakukan oleh dr. Anna Mailasari KD, M.Si.Med, SpTHT-KL, dr. Farah Hendara Ningrum, Sp.Rad, dr. RR. Lydia Purna WSK, Sp.Rad, dr. Sigid Kirana Lintang, Sp.KF(K). Pemeriksaan THT yang dilakukan yaitu pemeriksaan telinga bagian luar, kondisi hidung, dan area tenggorokan. Pemeriksaan THT pada siswa SD Gulon didapatkan keadaan telinga beberapa siswa terdapat serumen yang perlu dibersihkan, sedangkan beberapa lainnya mengalami tanda kronis pada tonsil. Keadaan normal pada THT ditemukan pada sebagian siswa yang lain.

Pelatihan cuci tangan yang baik dan benar berhasil melatih  para siswa SD untuk dapat cuci tangan dengan baik dan benar dengan mempraktikkannya satu per satu. Pelatihan ini dipandu olehdr. Erna Setiawati, Sp.KFR, M.Si.Med, dr. Arinta Puspitawati, Sp.S, dr. Sefri Noventi S, Sp.JP, FIHA, dr. Satrio Adi Wicaksono, Sp.An. Mereka antusias melakukan cuci tangan dengan pendampingan disertai menyanyikan langkah-langkah cuci tangan berupa lagu sehingga lebih mudah diterima dan diingat oleh para siswa.

 

 

 

Kegiatan pengabdian ini ditutup dengan pelaporan hasil pemeriksaan kesehatan mata dan THT pada guru kelas dan Kepala Sekolah. Keadaan kesehatan mata atau telinga yang diusulkan untuk disampaikan kepada orang tua agar berobat lebih lanjut ke rumah sakit/ fasilita kesehatan terdekat.Keadaan gangguan pendengaran akibat serumen, dilakukan tindakan di tempat untuk kondisi yang memungkinkan. Kondisi yang sulit dianjurkan untuk berobat ke rumah sakit/ fasilitas kesehatan terdekat. Para guru antusiasdengan kegiatan pengabdian ini  karena beberapa alasan, yaitu karena kegiatan pemeriksaan ini adalah pertama dilakukan di SD ini, dan juga mendapatkan masukan yang berharga bagi kesehatan mata dan THT siswa-siswa didik mereka. Kegiatan ini dapat dilakukan di tempat lain untuk memberikan upaya kesehatan bagi siswa-siswa usia sekolah.(EDW, MH).

Dokumentasi :