Pengabdian Masyarakat FK UNDIP – PUSKESMAS TENGARAN

EDUKASI KADER KESEHATAN DAN TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS TENGARAN KABUPATEN SEMARANG TENTANG GIZI BERIMBANG DALAM PEMBERIAN MAKANAN PADA ANAK

Pengabdian masyarakat oleh dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro kali ini dilakukan di Puskesmas Tengaran Kabupaten Semarang pada tanggal 29 Agustus 2019. dr. Etisa Adi Murbawani, M.Si, SpGK dan Dr. dr. I. Edward KSL, MM, MHKes, SpPK, MsiMed memberikan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan tentang gizi berimbang pada anak.  Topik pengabdian masyarakat kali ini yaitu penyuluhan mengenai jenis makanan dan pengolahannya untuk bayi maupun anak-anak untuk menunjang tumbuh kembang anak. Penyuluhan ini dihadiri oleh tenaga kesehatan Puskesmas Tengaran Kabupaten Semarang dan kader-kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tengaran yang dibuka oleh kepala Puskesmas Tengaran yaitu dr. Aswindar Adhi Gumilang, M.Kes. Peserta dari kegiatan ini sejumlah 30 orang yang sangat antusias mengikuti acara ini.

Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan melakukan penyuluhan tentang yang dimaksud dengan gizi berimbang, apa makanan yang baik dan sesuai bagi bayi maupun anak sesuai usia oleh dr. Etisa Adi Murbawani, M.Si, SpGK. Selain itu, diberikan juga gambaran mengenai proses pengolahan makanan yang baik dan benar agar gizi yang terkandung di dalamnya tidak rusak atau hilang. Beberapa saat setelah pemberian materi pertama selesai, acara dilanjutkan dengan gerak tubuh bersama di dalam tempat penyuluhan agar badan terasa segar dan sedikit bugar.

Acara berikutnya, pemberian materi kedua tentang pemeriksaan laboratorium berkaitan dengan gizi untuk mendiagnosis, memantau maupun mengevaluasi keadaan gizi seorang anak secara objektif oleh Dr. dr. I. Edward KSL, MM, MHKes, SpPK, MSiMed. Tujuan pemberian materi ini adalah agar tenaga kesehatan dan kader kesehatan mengetahui bagaimana caranya seorang anak dapat dikatakan mengalami gizi kurang ataupun tidak. Pemeriksaan laboratorium memang nantinya akan dilakukan oleh tenaga medis yang bekerja sama dengan teknisi laboratorium di suatu pusat pelayanan kesehatan, akan tetapi mereka perlu tahu apa yang harus diperiksa bagi seorang anak yang kekurangan gizi.

Kegiatan dilanjutkan dengan konsultasi gizi dan diskusi kasus-kasus gizi di area kerja Puskesmas Tengaran. Terdapat beberapa kasus anak kurang gizi dan para kader serta tenaga kesehatan membutuhkan masukan untuk penanganannya maupun apa yang harus dilakukan bagi anak tersebut dari segi medis. Selain itu, masalah-masalah gizi lainnya yang terjadi di masyarakat seperti pola makan, cara pengolahan makanan, keadaan keluarga maupun masyarakat yang ada di daerah tersebut didiskusikan dengan dr Etisa maupun Dr. Edward. Peserta penyuluhan cukup mengerti dengan apa yang telah disampaikan, begitu juga, mereka mendapatkan beberapa alternatif pemecahan masalah yang setidaknya dapat dilakukan sementara. Kegiatan ini perlu dilakukan kembali dengan topik berbeda untuk meningkatkan pengetahuan medis para kader kesehatan dan tenaga kesehatan.(EDW-MH)

Dokumentasi :