SEMARANG — Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) menjalani kegiatan Asesmen Lapangan Akreditasi LAM-PTKes untuk Program Studi Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah, yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin (15/12/2025) hingga Rabu (17/12/2025).
Asesmen lapangan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses penjaminan mutu eksternal untuk memastikan mutu tata kelola, pembelajaran, suasana akademik, serta kontribusi program studi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan.
Tim asesor LAM-PTKes yang melakukan asesmen terdiri atas Prof. Dr. dr. Sri Maliawan, Sp.BS(K), FICS, Dr. dr. Yefta Moenadjat, Sp.BP.RE., Subsp.LBL(K), dan Dr. dr. Dahril, Sp.U(K), FRACS.
Pada hari pertama pembukaan asesmen, kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Diponegoro Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., Dekan FK Undip Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan dr. Muflihatul Muniroh, M.Si.Med., Ph.D., Kepala Departemen Spesialis Surgikal dr. Sigid Kirana Lintang Bhima, Sp.FM(K).
Serta Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Subspesialis Bedah Dr. dr. Abdul Mughni Rozy, M.Si.Med., Sp.B., Subsp.BD(K). Turut hadir pula para alumni, Koordinator RKKG, Ketua MEDU, Ketua Tim Kerja Sama, UP3, serta Ketua Tim Penjamin Mutu Fakultas (TPMF).
Dekan FK Undip, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), menyampaikan bahwa proses akreditasi dipandang sebagai bagian penting dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan fakultas.
“Kami memandang proses akreditasi dengan instrument kualitatif LAM-PTKes sebagai bagian integral dari system penjaringan mutu berkelanjutan. Proses ini menjadi sarana refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap tata Kelola pada proses pembelajaran suasana akademik serta kontribusi program studi dalam pengembangan dan pengetahuan pelayanan Kesehatan,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Undip Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T. menegaskan pentingnya penjaminan mutu sebagai fondasi utama pendidikan tinggi.
“Pendidikan akademik merupakan inti dari pendidikan tinggi dan hanya dapat dicapai melalui penjaminan mutu yang dijalankan dengan baik. Akreditasi menjadi tindak lanjut dari penjaminan mutu internal, sekaligus sarana evaluasi eksternal untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya di Program Studi Subspesialis Bedah,” jelasnya.
Melalui asesmen lapangan ini, FK Undip menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan dokter subspesialis bedah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Undip sebagai perguruan tinggi riset yang berkontribusi nyata bagi pelayanan kesehatan nasional.(Humas FK Undip/Sara)




