SEMARANG – Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) menyelenggarakan Capacity Building Mahasiswa Interprofessional Education (IPE) Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu (7/2/2026) di Gedung Prof. Soedarto, Kampus Undip Tembalang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 700 mahasiswa FK Undip dari lima program studi, yakni Kedokteran, Farmasi, Gizi, Keperawatan, dan Kedokteran Gigi.
Kegiatan capacity building ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa untuk bekerja secara kolaboratif dalam tim interprofesional, sejalan dengan implementasi program IPE yang menuntut sinergi lintas disiplin dalam pelayanan kesehatan. Melalui pendekatan pembelajaran aktif, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai komunikasi efektif, kerja tim, serta pengelolaan konflik dalam praktik layanan kesehatan.

Sejumlah narasumber kompeten dihadirkan dalam kegiatan ini. dr. Saekhol Bakhri, MPH., Ph.D. menyampaikan materi Komunikasi dan Manajemen Konflik dalam Tim pada Interprofessional Education, yang menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan saling menghargai antarprofesi. Materi Kolaborasi Tim dalam Layanan Kesehatan: Satu Tim, Satu Tujuan disampaikan oleh Intan Rahmania Eka Dini, S.Farm., M.Sc., Apt, yang menggarisbawahi peran strategis setiap profesi dalam mencapai pelayanan kesehatan yang optimal. Sementara itu, Arwinda Nugraheni, S.K.M., M.Epid membawakan materi Manajemen Konflik, guna membekali mahasiswa dalam menghadapi dinamika kerja tim di lapangan.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan ice breaking, sesi interaktif, pembentukan dinamika kelompok, hingga latihan khusus berbasis studi kasus. Melalui simulasi tersebut, mahasiswa dilatih untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan secara kolaboratif dan mengambil keputusan bersama dalam tim interprofesional.

Ketua Panitia Capacity Building Mahasiswa IPE FK Undip, Ns. Fatikhu Yatuni Asmara, S.Kep., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program IPE.
“Tujuan kegiatan ini adalah memfasilitasi team building dan menginisiasi komunikasi serta kerja sama antarmahasiswa FK Undip. Mahasiswa dari lima program studi akan bekerja dalam satu tim untuk mendampingi pasien dan keluarga dalam mengidentifikasi masalah kesehatan serta membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi. Selain itu, mahasiswa juga dilatih menyelesaikan kasus melalui studi kasus agar terbiasa bekerja dalam tim,” jelasnya.

Melalui penyelenggaraan Capacity Building Mahasiswa IPE ini, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi kolaboratif, komunikasi efektif, dan kepekaan lintas profesi. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya FK Undip dalam mendukung penguatan sistem pelayanan kesehatan yang holistik, berorientasi pada keselamatan pasien, dan menjawab tantangan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.(*)




