SEMARANG – Prestasi akademik membanggakan kembali ditorehkan oleh lulusan Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip). dr. Ivan Kurniawan, S.Ked. berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00 dan menjadi lulusan terbaik pada prosesi Sumpah Profesi Dokter FK Undip yang digelar pada 28 Juli 2026 bersama 107 tenaga kesehatan baru lainnya.
Capaian tersebut tidak hanya menjadi bukti keberhasilan akademik, tetapi juga mencerminkan komitmen FK Undip dalam membentuk dokter yang unggul secara intelektual, profesional, dan humanis. Melalui sistem pendidikan berbasis praktik klinis, kolaborasi interprofesional, serta pembinaan karakter, FK Undip membekali mahasiswanya agar siap memberikan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pasien.
Menurut Ivan, keberhasilan meraih IPK sempurna bukanlah hasil yang diperoleh secara instan. Selama menempuh pendidikan profesi dokter di FK Undip, ia membiasakan diri belajar secara konsisten, aktif berdiskusi dengan dosen dan teman sejawat, serta memanfaatkan setiap rotasi klinik sebagai kesempatan untuk memperdalam kompetensi.

“Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pasien dan keluarga pasien. Keramahan, kepercayaan, serta kesediaan mereka untuk berbagi cerita dan mengizinkan kami belajar dari setiap proses perawatan merupakan bagian yang sangat berharga dalam perjalanan kami sebagai seorang dokter. Mereka adalah guru yang mengajarkan makna empati, kemanusiaan, dan ketulusan dalam memberikan pelayanan,” katanya kepada FK Undip pada Selasa (4/8/2026).
Menurut dr. Ivan, tantangan terbesar selama menjalani pendidikan profesi justru datang dari kemampuan mengelola diri sendiri. Padatnya aktivitas klinik, dinamika rumah sakit, hingga tuntutan untuk terus belajar mengajarkan pentingnya disiplin, konsistensi, kemampuan beradaptasi, serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Ia menilai lingkungan akademik FK Undip memberikan ruang yang sangat kondusif bagi mahasiswa untuk berkembang, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter. Budaya belajar yang aktif, kolaboratif, dan kompetitif secara sehat menjadi fondasi dalam mencetak dokter yang tidak hanya menguasai ilmu kedokteran, tetapi juga memiliki integritas, kemampuan komunikasi, serta kepekaan terhadap kebutuhan pasien.
Baginya, proses pembelajaran di FK Undip memiliki keunikan karena mahasiswa tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga menghubungkan ilmu kedokteran dengan praktik klinis secara langsung.

Perjalanan akademiknya juga diperkaya melalui kesempatan mengikuti program pertukaran akademik di Departemen Bedah Saraf Kagoshima University, Jepang. Pengalaman tersebut memperluas wawasannya mengenai budaya keselamatan pasien (patient safety), kolaborasi multidisiplin, serta pentingnya komunikasi dalam pelayanan kesehatan.
“Saya belajar bahwa meskipun setiap negara memiliki sistem kesehatan, budaya, dan sumber daya yang berbeda, nilai yang menjadi inti profesi kedokteran tetaplah sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pasien,” jelasnya.
Bagi dr. Ivan, pengalaman belajar di luar negeri semakin menguatkan keyakinannya bahwa seorang dokter harus terus belajar, terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu bekerja sama lintas profesi dan budaya demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebagai lulusan terbaik, ia juga membagikan semangat kepada rekan-rekan dokter yang sedang mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan spesialis. Menurutnya, perjalanan menjadi dokter merupakan proses panjang untuk membangun kompetensi sekaligus karakter.
“Perjalanan menuju pendidikan spesialis bukanlah perlombaan untuk menjadi yang tercepat, melainkan proses panjang untuk menjadi pribadi yang lebih matang,” tuturnya mengutip pesan mentornya.
Melalui kisah dr. Ivan Kurniawan, FK Undip kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak dokter yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, empati, kemampuan berkolaborasi, serta semangat pembelajaran sepanjang hayat. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan FK Undip untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia maupun di tingkat global. (Humas FK Undip)



