Dosen Gizi FK Undip Kembangkan Inovasi Produk MPASI untuk Cegah Stunting Bayi & Pangan Darurat

SEMARANG – Pakar Ilmu Pangan Fakultas Kedokteran Universitas Doponegoro (FK Undip) Dr. Fitriyono Ayustaningwarno, S.TP., M.Si., membuat inovasi riset di bidang pangan dan gizi melalui produk Nutri Sun D3. Dalam risetnya, dosen Program Studi Gizi ini membuat produk makanan pendamping ASI (MPASI) berbasis bahan lokal yang dikembangkan untuk membantu mencegah stunting. Selain itu juga mendukung penyediaan pangan pada situasi darurat bencana.

 

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan. Hal ini dapat berdampak pada penurunan kemampuan kognitif, gangguan perkembangan fisik, hingga menurunnya produktvitas saat dewasa.

 

Mengutip laman Universitas Diponegoro, Dr. Fitriyono menjelaskan bahwa produk Nutri Sun D3 dirancang sebagai solusi praktis dan bergizi untuk mendukung pemenuhan nutrisi anak.

 

“Produk Nutri Sun D3 ini merupakan MPASI yang dapat digunakan untuk membantu mencegah stunting pada bayi dan balita, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai pangan darurat pada situasi bencana,” jelasnya.

 

Produk ini mengandung berbagai bahan bergizi satu di antaranya ialah isolat protein kedelai, ubi sebagai sumber karbohidrat, serta sayuran seperti bayam dan brokoli. Selain itu Nutri Sun D3 diperkaya vitamin D3 untuk mendukung sistem imun dan pertumbuhan anak.

 

Berbeda dari produk lainnya, keunggulan Nutri Sun D3 telah menggunakan teknologi freeze drying atau pengeringan beku bersuhu rendah. Teknologi ini membuat kandungan gizi, warna, dan rasa bahan pangan tetap terjaga serta memiliki masa simpan yang lebih panjang.

Dr. Fitriyono menambahkan bahwa produk ini telah diuji coba pada situasi darurat bencana banjir di Sumatera Barat pada tahun 2025.

 

“Pada uji coba tersebut, MPASI ini diberikan kepada bayi dan balita selama 15 hari, dan hasilnya menunjukkan berat badan anak tidak mengalami penurunan, bahkan beberapa mengalami peningkatan,” ungkapnya.

 

Produk Nutri Sun D3 saat ini masih dalam proses pengurusan izin edar sebelum dapat diproduksi secara lebih luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

 

Sebagai institusi pendidikan dan riset, FK Undip terus mendukung pengembangan inovasi di bidang kesehatan dan gizi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Inisiatif seperti Nutri Sun D3 diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam upaya penanggulangan stunting di Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya berbagai terobosan baru dari sivitas akademika yang berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan nasional. (Humas FK Undip/Komunikasi Publik Undip)

Share this:

Related News