BANDUNG — Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK UNDIP) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK UNPAD) dalam rangka memperkuat langkah strategis rencana pendirian Program Studi Spesialis Bedah Anak di FK UNDIP pada Senin (1/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen FK UNDIP untuk memperkuat dan perluas kontribusi dalam penyediaan layanan pendidikan kedokteran dan pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis di Indonesia.
Kunjungan benchmarking dipimpin oleh I Edward Kurnia SL selaku Ketua Tim Percepatan serta diikuti oleh Ketua Departemen Spesialis Surgikal, Wakil Direktur RSND dan Perwakilan dari Program Studi terkait. Kedatangan rombongan FK UNDIP diterima langsung oleh Dekan FK UNPAD bersama tim pengelola Program Studi Spesialis Bedah Anak FK UNPAD.
Dalam kegiatan tersebut, kedua institusi melakukan diskusi komprehensif mengenai berbagai aspek penyelenggaraan program pendidikan dokter spesialis, mencakup:
- Penjajakan Kerjasama sebagai FK Pembina
- struktur kurikulum dan capaian pembelajaran,
- tata kelola akademik dan manajemen residen,
- mekanisme kolaborasi rumah sakit jejaring,
- kesiapan sarana prasarana pembelajaran dan laboratorium,
- standar kompetensi klinis dan logbook,
- pemenuhan standar akreditasi dan regulasi.
Selain sesi diskusi, kegiatan juga dilanjutkan dengan peninjauan Rumah Sakit Pendidikan Utama yaitu Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin Bandung
“Benchmarking ini menjadi langkah penting dalam memastikan pendirian Prodi Spesialis Bedah Anak di FK UNDIP berjalan sesuai standar nasional dan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Pengalaman FK UNPAD akan menjadi referensi berharga bagi kami dalam merancang prodi yang berkualitas dan berkelanjutan,” Ujar Ketua Tim Percepatan FK UNDIP
FK UNPAD menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan mendukung kolaborasi antar-institusi kedokteran.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya bersama memperkuat pendidikan spesialis kedokteran di Indonesia. Semakin banyak institusi yang mampu menyelenggarakan pendidikan berkualitas, semakin cepat kebutuhan tenaga spesialis dapat terpenuhi.”
Benchmarking ini diharapkan semakin mempercepat realisasi pendirian Program Studi Spesialis Bedah Anak di FK UNDIP, sehingga ke depan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pemenuhan Dokter Spesialis bedah anak di Indonesia.(*)




