Hari Disabilitas 2025: IKFR FK Undip Kenalkan Hidroterapi & Demonstrasi Senam Otak

SEMARANG — Program Studi Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (IKFR) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 melalui rangkaian kegiatan edukatif dan berbasis pengabdian masyarakat pada Jumat, (12/12/2025) di Gedung drg. Gunawan, Laboratorium Sentral FK Undip, Tembalang. Kegiatan ini mengangkat tema “Hidroterapi untuk Pencegahan dan Rehabilitasi Medik Penyandang Disabilitas” dan diikuti oleh PKK dari Kota Semarang, Kabupaten Pemalang, kader Posyandu, serta pengelola panti lansia di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi FK Undip dengan, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Indonesia (PERDOSRI) Jateng-DIY, IKA MEDICA, Dharma Wanita Persatuan, dan  Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI). Acara utama meliputi talkshow hidroterapi, demonstrasi Senam Cegah Disabilitas Kognitif, serta pemberian anugerah Disabilitas Inspiratif.

Ketua panitia, dr. Hari Peni Julianti, M.Kes., Sp.KFR(K)., FISPH, FISCM, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman masyarakat mengenai peran hidroterapi dalam mencegah dan menangani berbagai kondisi disabilitas.

“Hari ini kami ingin menginformasikan bahwa hidroterapi dapat dimanfaatkan untuk pencegahan disabilitas, termasuk pada pasien stroke. Kami berharap peserta bisa memahami manfaat terapi ini dan menerapkannya dalam pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Talkshow menghadirkan narasumber dari Prodi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (IKFR) FK Undip serta Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND). dr. Hari Peni menegaskan bahwa rangkaian acara ini menjadi bagian dari komitmen FK Undip dalam menjalankan fungsi pengabdian masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

“Sebagai dosen dan tenaga pendidik, ini adalah bentuk pengabdian kami. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ‘pancingan’, memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi penyandang disabilitas,” jelasnya.

 

FK Undip memperingati Hari Disabilitas Internasional 2025 dengan edukasi hidroterapi untuk pencegahan dan rehabilitasi, sekaligus mendorong pemenuhan hak yang setara bagi penyandang disabilitas melalui talkshow, senam kognitif, dan pemberian alat bantu.

Sementara itu Direktur Utama RSND, dr. Agus Setiyo Hadipurwanto, M.Kes, memberikan sambutan sekaligus menegaskan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan layanan hidroterapi.

“Disabilitas mengingatkan kita pada kewajiban untuk memenuhi hak yang sama bagi setiap individu. RSND akan terus meningkatkan layanan hidroterapi untuk mendukung kebutuhan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Dalam sambutannya, perwakilan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang mengatakan bahwa acara ini selaras dengan program pemerintah untuk mendukung kesamaan hak para penyandang disabilitas.

Pada sesi lainnya, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai senam kognitif atau senam otak. Senam ini penting untuk mencegah disabilitas kognitif.

Pada kesempatan ini, PERDOSRI Jateng–DIY menyerahkan bantuan berupa alat bantu jalan, orthosis (Milwaukee brace) untuk penderita skoliosis, serta wheelchair untuk anak dengan Duchenne Muscular Dystrophy (DMD). FK Undip juga memberikan apresiasi kepada Putri, alumni FIB Undip, yang aktif sebagai influencer dan motivator bagi komunitas disabilitas.

Keterlibatan berbagai unsur masyarakat ini diharapkan dapat memperluas penerapan hidroterapi, senam kognitif, serta kesadaran mengenai hak-hak penyandang disabilitas di tingkat komunitas.

Melalui peringatan HDI 2025, FK Undip menegaskan perannya dalam meningkatkan literasi kesehatan, memperkuat inklusi sosial, dan mendukung layanan rehabilitasi medik yang berbasis bukti ilmiah. Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi antara FK Undip, RSND, dan organisasi profesi dalam memenuhi hak kesehatan penyandang disabilitas.

FK Undip berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berdampak luas bagi kelompok rentan serta masyarakat umum.(*)

Bagikan di:

Berita Terkait

Kategori

Berita Terkini

Layanan Akademik

Layanan Aduan

Acara