SEMARANG – Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) kembali berkontribusi dalam memperkuat layanan kesehatan nasional dengan melepas 103 dokter spesialis dan subspesialis pada Pelepasan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Program Pendidikan Dokter Subspesialis (PPDSS) Periode III Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mayjen dr. R. Soewondo Sastrodiprojo FK Undip, Kamis (30/7/2026), menjadi penanda selesainya proses pendidikan para lulusan yang telah menjalani pembelajaran akademik, penelitian, serta pelayanan pasien di rumah sakit pendidikan utama dan jejaring.
Para lulusan diharapkan dapat memperkuat layanan rujukan dan menjawab kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah di Indonesia. Selama masa pendidikan, mereka ditempa melalui sistem pendidikan berbasis kompetensi dengan pengalaman menangani berbagai kasus klinis di bawah bimbingan para dosen dan dokter pendidik.
Pada periode ini, salah satu lulusan mencatatkan prestasi akademik membanggakan. dr. Irene Gunawan, Sp.PD dari Program Studi Subspesialis Ilmu Penyakit Dalam berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00, mencerminkan dedikasi, konsistensi, dan capaian akademik yang unggul selama menempuh pendidikan.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama menjalani pendidikan spesialis maupun subspesialis.
Ia menilai capaian para lulusan tidak hanya tercermin dari keberhasilan menyelesaikan pendidikan, tetapi juga melalui berbagai kontribusi dalam penelitian dan publikasi ilmiah yang menjadi bagian penting dari proses akademik di FK Undip.
“Kini para dokter spesialis dan subspesialis berada pada posisi strategis dalam mendukung transformasi layanan rujukan nasional, penguatan rumah sakit pendidikan, serta pengembangan layanan spesialistik dan subspesialistik yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Prof. Yan.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RSUP Dr. Kariadi, dr. Nurdopo Baskoro, Sp.Rad(K), MKM, mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjadikan keselamatan pasien sebagai budaya kerja dalam menjalankan profesi.

“Jadikan patient safety sebagai budaya kerja. Setiap tindakan harus menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama. Teruslah mengabdi dengan integritas, melayani dengan empati, dan jadilah dokter bukan hanya karena keahlian, tetapi juga karena ketulusan dalam melayani,” pesannya.
Sementara itu, mewakili para wisudawan, dr. Khairunnisa Ayu Kresnanda, Sp.PD menyampaikan rasa syukur sekaligus penghormatan kepada keluarga, dosen, dan seluruh pihak yang telah mendampingi perjalanan pendidikan para lulusan.
“Hari ini mungkin nama kami yang dipanggil satu per satu, tetapi pencapaian ini bukanlah milik kami semata. Di balik setiap langkah, ada doa, kesabaran, dan pengorbanan dari orang-orang yang selalu mendukung kami. Terima kasih kepada semua yang telah menguatkan perjalanan kami hingga mampu berdiri di titik ini,” ungkapnya.

Pelepasan PPDS dan PPDSS Periode III Tahun 2026 menjadi wujud komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dalam menghasilkan dokter spesialis dan subspesialis yang unggul secara akademik, profesional, serta berintegritas. Melalui pendidikan yang terintegrasi dengan pelayanan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, FK Undip terus berupaya mencetak tenaga medis yang siap memberikan layanan kesehatan berkualitas sekaligus berkontribusi dalam pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia. (Humas FK Undip)




