Mahasiswa FK Undip Raih Juara 2 B-CREATIVE lewat Riset Gen GSTP1 dan Merkuri

JAKARTA – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK UNDIP), Aqsa Aufa Syauqi Sadana, meraih Juara 2 B-CREATIVE IRIFair BRIN 2026 pada kategori Ilmu Alam dan Hayati, Kamis (24/9/2026), di Jakarta. Prestasi tersebut diraih melalui penelitian mengenai hubungan polimorfisme gen GSTP1 rs1695 dengan paparan merkuri pada ibu hamil, komplikasi obstetri, dan hasil kelahiran. Ia menjadi satu-satunya perwakilan Universitas Diponegoro pada Kategori B-Creative sebagai kompetisi tesis mahasiswa S2.

B-CREATIVE merupakan BRIN Competition for Advanced Research and Innovation, kompetisi riset tugas akhir bagi mahasiswa jenjang S2 dalam rangkaian Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026. Kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus mengomunikasikan gagasan ilmiah melalui berbagai format presentasi.

 

Aqsa Aufa Syauqi Sadana, mahasiswa FK UNDIP, memaparkan penelitiannya pada B-CREATIVE IRIFair BRIN 2026 di Jakarta.

 

Dalam kompetisi tersebut, Aqsa mengikuti rangkaian penilaian yang meliputi presentasi penelitian di hadapan dewan juri, 3-Minute Research (3MR) Pitch, serta pameran scientific poster. Melalui penelitian yang dibawanya, Aqsa mengkaji hubungan variasi genetik GSTP1 dengan paparan merkuri pada ibu hamil serta kaitannya dengan komplikasi obstetri dan hasil kelahiran.

“Topik tersebut menjadi bagian dari upaya memahami interaksi faktor genetik dan lingkungan dalam kesehatan ibu dan anak,” ungkap Aqsa.

Menurut Aqsa, capaian tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik dan riset yang dijalaninya. Kesempatan mengikuti B-CREATIVE tidak hanya memberinya pengalaman berkompetisi, tetapi juga ruang untuk memperoleh masukan dari dewan juri dan berdiskusi dengan peneliti dari berbagai bidang.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas capaian ini. Bagi saya, proses selama kompetisi jauh lebih dari sekadar mengejar posisi. Kesempatan untuk mempresentasikan penelitian, mendapatkan masukan dari para juri, dan berdiskusi dengan banyak peneliti menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ujar Aqsa.

Penelitian Aqsa mengangkat isu yang berada pada persinggungan antara kesehatan ibu dan anak serta kesehatan lingkungan, khususnya dalam memahami bagaimana faktor genetik dan paparan lingkungan dapat berkaitan dengan kondisi kehamilan dan hasil kelahiran.

Keikutsertaan dalam B-CREATIVE juga menjadi bagian dari pengembangan kapasitas riset Aqsa. Rangkaian IRIFair 2026 dirancang BRIN bersama mitra untuk mempertemukan talenta riset dengan pembinaan, jejaring, fasilitas penelitian, serta peluang pengembangan pendidikan dan karier di bidang riset dan inovasi.

Setelah meraih penghargaan tersebut, Aqsa berkomitmen melanjutkan pengembangan riset di bidang biomedis, kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan lingkungan. Ia juga melihat capaian ini sebagai peluang untuk memperluas jejaring dan membuka kolaborasi riset di masa mendatang. (Humas FK UNDIP)

Bagikan di:

Berita Terkait