SEMARANG – Sebanyak 18 mahasiswa baru menjadi bagian dari angkatan pertama Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip). Para mahasiswa tersebut mengawali pendidikan profesinya melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (27/8/2026), di Gedung Mayjen dr. R. Soewondo Sastrodiprojo, Kampus FK Undip.
Kehadiran angkatan pertama PSPA FK Undip menandai salah satu langkah strategis dalam pengembangan pendidikan profesi di bidang kefarmasian di lingkungan FK Undip. Melalui program pendidikan profesi tersebut, mahasiswa dipersiapkan untuk memiliki kompetensi yang diperlukan dalam menjalankan praktik kefarmasian secara profesional, beretika, bertanggung jawab, serta adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Dekan FK Undip, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), menyambut mahasiswa baru PSPA sebagai bagian baru dari keluarga besar FK Undip. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar mahasiswa angkatan pertama mampu mengambil peran sebagai pelopor dalam perjalanan dan pengembangan pendidikan profesi apoteker di FK Undip.
“Harapannya, anda dapat menjadi pelopor lahirnya apoteker-apoteker yang andal dari Kampus Diponegoro,” ujar Prof. Yan Wisnu.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Program Studi Profesi Apoteker FK Undip, Wimzy Rizqy Prabhata, S.Farm., M.Sc., Apt., menjelaskan bahwa pendidikan profesi akan memberikan pengalaman pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi sebagai calon apoteker. Sebagian besar proses pembelajaran pada tahap profesi akan berlangsung melalui kegiatan praktik di berbagai wahana pembelajaran di luar kampus. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional sekaligus menjaga nama baik institusi selama menjalani pendidikan.
“Sebagian besar pembelajaran dilaksanakan melalui praktik di luar kampus. Oleh karena itu, anda diharapkan mampu menjaga profesionalisme serta nama baik Fakultas Kedokteran dan Universitas Diponegoro,” tutur Wimzy.
PKKMB PSPA FK Undip menjadi tahapan awal untuk memperkenalkan mahasiswa pada lingkungan akademik, sistem pendidikan, serta kurikulum yang akan dijalani selama pendidikan profesi apoteker. Kegiatan ini juga dirancang untuk membangun kesiapan mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan yang memiliki karakteristik berbeda dengan pendidikan akademik pada jenjang sebelumnya.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh berbagai pembekalan, meliputi pengenalan budaya akademik dan profesi kefarmasian, kesehatan mental, lingkungan kampus, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana penunjang pendidikan. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan pendidikan profesi sekaligus memahami tanggung jawab akademik dan profesional yang akan diemban.
Pembukaan PKKMB PSPA FK Undip ditandai dengan pengalungan tanda pengenal kepada perwakilan mahasiswa profesi oleh Dekan FK Undip. Prosesi tersebut sekaligus menjadi simbol dimulainya perjalanan pendidikan mahasiswa baru sebagai angkatan pertama Program Studi Profesi Apoteker FK Undip. (Humas FK Undip/Sara)



