Penelitian & Pengabdian
Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro
PIONIR : Profesional, Inovatif, Bermartabat
Fakultas Kedokteran menjadi garda terdepan dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian kesehatan yang unggul dan beretika demi kemaslahatan global.
Penelitian

Jangan Tunggu Gejala Muncul, Deteksi Gagal Ginjal dengan Pemeriksaan Laboratorium
SEMARANG – Pemeriksaan laboratorium dapat mendeteksi gangguan ginjal sejak dini bahkan sebelum gejala muncul. Penyakit ginjal sering kali berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Kondisi yang dikenal

Konjac Block, ‘Umbi Porang’ yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan & Bikin Kenyang Tahan Lama
FAKULTAS KEDOKTERAN UNDIP – Pernah dengar shirataki, beras porang, atau konjac block? Belakangan, produk pangan dari umbi porang dan konjac viral sebagai “senjata rahasia” diet. Tapi benarkah bisa menurunkan berat

Pengabdian FK Undip di Kepulauan Aru: Tangani Persalinan Darurat hingga Operasi di Tengah Keterbatasan
SEMARANG – Pengabdian merupakan salah satu langkah dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) untuk mengimplemantasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan akses kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan di

Undip Hadirkan Apotek DipoCare sebagai Sarana Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
SEMARANG – Upaya memperkuat layanan kesehatan sekaligus peningkatan sarana pendidikan bagi Program Studi Apoteker diwujudkan Universitas Diponegoro (Undip) melalui peresmian Apotek Pendidikan DipoCare. Apotek yang berlokasi di Gedung Pusat Bisnis

Angkat Isu Sosial Tanggung Jawab Negara dalam Pembiayaan Pemeriksaan Visum Korban Kekerasan Seksual, Tim FK Undip Raih Juara 3 di Ajang Internasional
SEMARANG – Dua mahasiswa dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal, yaitu dr. Luh Gita Arnitasari Devi dan dr. Stevan Wahyudi sukses menyabet gelar Juara 3

Jangan Tunggu Operasi! Hernia pada Bayi Bisa Sebabkan Usus Bocor, Ini Penjelasan Dokter
SEMARANG – Hernia pada bayi dan anak ternyata bisa berujung fatal apabila terlambat ditangani. Dokter spesialis bedah anak sub spesialis digestif sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, dr. Edwin, M.Kes., Sp.B., Sp.BA., mengingatkan bahwa usus yang turun ke skrotum dapat terjepit, bocor, hingga memicu infeksi berat di rongga perut apabila tidak segera dioperasi. Dalam