Visitasi APTFI di FK Undip, Tinjau Fasilitas OSCE & CBT Guna Persiapan Pembukaan Prodi Apoteker

SEMARANG – Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) menerima visitasi sarana laboratorium komputer dan OSCE Center oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) sekaligus penilaian kesiapan fasilitas Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Apoteker Indonesia (UKMPPAI). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, (30/4/2026) di Gedung Mayjen dr. R. Soewondo Sastrodiprojo, Kampus Fakultas Kedokteran Undip Tembalang.

Visitasi menghadirkan tim asesor dari APTFI, yakni Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., Dr. apt. Valentina Yurina, M.Si., dan Prof. Dr. apt. Teuku Nanda Saifulah Sulaiman, M.Si. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kesesuaian sarana pendukung, khususnya fasilitas Computer-Based Test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sebagai komponen utama dalam pelaksanaan UKMPPAI.

Wakil Dekan Sumber Daya Fakultas Kedokteran Undip Dr. Nuryanto, S.Gz., M.Gizi. menyampaikan bahwa visitasi ini menjadi langkah strategis dalam proses pembukaan PSPPA di lingkungan FK Undip.

“Kami berharap mendapat masukan dan rekomendasi untuk proses pembukaan Prodi Apoteker di FK Undip. Semoga dengan adanya visitasi ini kami mendapatkan hasil yang baik untuk kepentingan pendidikan Program Studi Apoteker,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, tim APTFI melakukan serangkaian peninjauan meliputi pengecekan kesesuaian checklist standar fasilitas CBT, evaluasi laboratorium komputer, serta tinjauan langsung sarana OSCE Center di Fakultas Kedokteran Undip. Perwakilan APTFI, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan fasilitas OSCE dan CBT yang terstandar menjadi salah satu syarat utama dalam pendirian Program Studi Profesi Apoteker.

“Salah satu syarat pendirian prodi apoteker ialah fasilitas OSCE dan CBT yang terverifikasi. Kami hadir untuk meninjau langsung kesiapan fasilitas tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan hasil visitasi, tim APTFI memberikan sejumlah rekomendasi sebagai bahan penguatan dan penyempurnaan sarana prasarana guna mendukung standar nasional pendidikan profesi apoteker.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Undip menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan profesi apoteker yang berkualitas, berstandar nasional, dan berorientasi pada kompetensi lulusan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi FK Undip dalam mendukung penguatan sistem pendidikan kesehatan dan penyediaan tenaga kefarmasian yang profesional di Indonesia. (Humas FK Undip)

 

Bagikan di:

Berita Terkait