Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro menunjukkan medali, sertifikat, dan poster setelah meraih Gold Medal, Juara Harapan 3, Favorite Poster, dan The Most Favorite Poster pada ajang Nusantara Creative Competition (NCC) 3 di Bandung.

Inovasi Mouthwash dari Bunga Sepatu, Antarkan Mahasiswa FK Undip Raih Gold Medal di NCC 3

BANDUNG – Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Gold Medal, Juara Harapan 3, Favorite Poster, dan The Most Favorite Poster pada ajang Nusantara Creative Competition (NCC) 3 yang diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) bekerja sama dengan Politeknik TEDC Bandung pada 11–12 April 2026.

Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Undip yang meraih penghargaan tersebut terdiri atas Dhiya Sahra Khasanah, Syifa Nur Malaka Dewi, Panny Manullang, Maisha Rayya Ghita Kalani, dan Maritza Bintang Rismadha, dengan dosen pembimbing Arlita Leniseptaria Antari, S.Si., M.Si.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung inovasi mouthwash berbahan ekstrak bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) sebagai alternatif obat kumur herbal tanpa alkohol. Produk ini dikembangkan dengan memanfaatkan kandungan antibakteri alami bunga sepatu untuk membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gangguan kesehatan gigi dan mulut.

Salah satu anggota tim, Dhiya Sahra Khasanah, menjelaskan bahwa inovasi tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya angka karies gigi di Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sekaligus pengembangan dari penelitian dosen pembimbing yang berfokus pada produk berbasis bunga sepatu.

“Pada kompetisi NCC 3, tim kami mengembangkan inovasi mouthwash berbahan ekstrak bunga sepatu. Kami memanfaatkan kandungan antibakteri alami dari bunga sepatu untuk dijadikan alternatif obat kumur herbal yang diharapkan lebih aman karena tanpa alkohol,” jelas Dhiya.

 

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro meraih Gold Medal, Juara Harapan 3, Favorite Poster, dan The Most Favorite Poster pada ajang Nusantara Creative Competition (NCC) 3 yang diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) bekerja sama dengan Politeknik TEDC Bandung pada 11–12 April 2026.
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro meraih Gold Medal, Juara Harapan 3, Favorite Poster, dan The Most Favorite Poster pada ajang Nusantara Creative Competition (NCC) 3 yang diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) bekerja sama dengan Politeknik TEDC Bandung pada 11–12 April 2026.

 

Proses kompetisi diawali dengan seleksi esai sebelum para finalis mempresentasikan inovasi dalam sesi poster dan presentasi akhir. Dari total peserta pada subtema kesehatan, tim Fakultas Kedokteran Undip berhasil meraih Gold Medal dan melaju ke tahap presentasi lanjutan untuk memperebutkan juara umum hingga akhirnya memperoleh Juara Harapan 3.

Dhiya mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar selama persiapan kompetisi adalah membagi waktu antara persiapan lomba dengan penyelesaian tugas akademik dan skripsi. “Tantangan terbesar ada pada pembagian waktu karena saat itu kami juga sedang mempersiapkan skripsi masing-masing. Namun, kami tetap berusaha membagi tugas dan saling mendukung selama proses persiapan,” ujarnya.

Selain meraih Gold Medal dan Juara Harapan 3, tim juga memperoleh penghargaan Favorite Poster dan The Most Favorite Poster. Menurut Dhiya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi presentasi yang dikemas secara kreatif dengan menggabungkan unsur materi, drama, dan musikal sehingga menarik perhatian dewan juri maupun peserta lainnya.

Prestasi ini turut mencerminkan dukungan Fakultas Kedokteran Undip dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan inovasi dan mengikuti kompetisi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. Lingkungan akademik yang mendukung riset dan kreativitas mahasiswa menjadi salah satu faktor penting dalam proses pengembangan karya tersebut.

Melalui capaian ini, mahasiswa Fakultas Kedokteran Undip berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mencoba hal baru, mengembangkan inovasi, dan memanfaatkan kompetisi sebagai ruang belajar sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kompetisi bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang proses belajar, melatih kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, serta keberanian menyampaikan ide. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang berani membawa nama baik institusi melalui inovasi yang bermanfaat,” tutup Dhiya. (Humas FK Undip/Saradita)

Bagikan di:

Berita Terkait