FK Undip Terima Kunjungan Akademik MAN IC Kota Palu, Perkenalkan Pendidikan dan Profesi Kesehatan

SEMARANG – Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) menerima kunjungan akademik dari MAN Insan Cendekia (IC) Kota Palu dalam rangka memperluas wawasan pendidikan tinggi dan memberikan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan studi di bidang kesehatan. Kegiatan yang diikuti oleh 45 siswa beserta guru pendamping tersebut berlangsung di lingkungan FK Undip, Semarang.

Kepala MAN IC Kota Palu menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh FK Undip. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memberikan gambaran nyata mengenai dunia perkuliahan kepada para siswa, khususnya siswa kelas 10 dan 11 yang tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Ia berharap kunjungan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga dapat mempererat hubungan antara MAN IC Kota Palu dan FK Undip serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan FK Undip yang diwakili oleh Ayu Rahadiyanti, S.Gz., MPH., memperkenalkan profil Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro sebagai salah satu fakultas kedokteran terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1961. Saat ini, FK Undip mengelola lebih dari 30 program studi yang mencakup jenjang Sarjana, Profesi, Spesialis, hingga Subspesialis.

Ayu Rahadiyanti, S.Gz., MPH., menjelaskan bahwa pada jenjang sarjana terdapat lima program studi bidang kesehatan yang seluruhnya telah meraih akreditasi Unggul, yaitu Program Studi Kedokteran, Program Studi Kedokteran Gigi, Program Studi Keperawatan, Program Studi Farmasi, dan Program Studi Gizi.

Ia juga memaparkan salah satu keunggulan FK Undip, yaitu penerapan Interprofessional Education (IPE). Program tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu kesehatan dalam satu kelompok untuk bekerja sama menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat secara terpadu. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dilatih untuk berkolaborasi sejak dini sebelum memasuki dunia kerja profesional.

Pengenalan Program Studi Farmasi kemudian disampaikan oleh Widyaningrum Utami, S.Farm., Apt., M.Clin.Pharm. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa Program Studi Farmasi FK Undip yang berdiri pada tahun 2016 terus berkembang dan telah memiliki Program Studi Profesi Apoteker dengan akreditasi Unggul. Mahasiswa Farmasi mempelajari berbagai bidang keilmuan, mulai dari Biologi Farmasi, Farmakologi dan Farmasi Klinis, Teknologi Farmasi, hingga Kimia Farmasi yang menjadi dasar pengembangan dan pelayanan kefarmasian.

Ayu Rahadiyanti, S.Gz., MPH., menjawab pertanyaan siswa MAN Insan Cendekia Kota Palu pada sesi diskusi dan tanya jawab dalam rangka kunjungan akademik ke Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Sementara itu, Ayu Rahadiyanti, S.Gz., MPH., turut memperkenalkan Program Studi Gizi yang menjadi salah satu program studi gizi unggulan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa dosen-dosen Gizi Undip aktif menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional dan terus mengembangkan inovasi di bidang gizi serta kesehatan masyarakat. Lulusan gizi memiliki peluang karir yang luas, baik di rumah sakit, industri pangan, layanan makanan, instansi pemerintah, maupun berbagai sektor kesehatan lainnya.

Informasi mengenai pendidikan kedokteran dan jalur masuk FK Undip disampaikan oleh dr. Ryan Halleyantoro, M.Biomed., Sp.Par.K., selaku Sekretaris Program Studi S1 Kedokteran. Dalam paparannya, dr. Ryan Halleyantoro menjelaskan bahwa pendidikan dokter terdiri atas tahap akademik atau sarjana yang ditempuh selama sekitar 3,5 hingga 4 tahun, dilanjutkan dengan tahap profesi dokter selama dua tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan profesi dan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD), lulusan wajib mengikuti program internship selama satu tahun sebelum dapat menjalankan praktik secara mandiri.

dr. Ryan Halleyantoro juga menjelaskan berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru di Universitas Diponegoro, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Ujian Mandiri (UM), dan Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). Jalur SBUB memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, karya ilmiah, hafalan Al-Qur’an, maupun kepemimpinan organisasi.

Selain itu, FK Undip juga menyelenggarakan International Undergraduate Program (IUP) yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program kerja sama internasional dengan berbagai universitas mitra di luar negeri.

 

Salah satu siswa MAN Insan Cendekia Kota Palu mengajukan pertanyaan kepada narasumber FK Undip pada sesi diskusi dan tanya jawab dalam rangka kunjungan akademik ke Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

 

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa MAN IC Kota Palu menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses seleksi masuk perguruan tinggi, peluang mengikuti jalur prestasi, aktivitas pengabdian masyarakat mahasiswa FK Undip, hingga persiapan yang perlu dilakukan untuk meniti karier sebagai dokter maupun tenaga kesehatan profesional.

Sebagai penutup, dilakukan penyerahan cinderamata antara perwakilan FK Undip dan MAN IC Kota Palu sebagai simbol persahabatan dan penguatan hubungan kelembagaan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi momen berharga bagi seluruh peserta kunjungan akademik tersebut. (Humas FK Undip/Erman)

Bagikan di:

Berita Terkait