SEMARANG — Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) menggelar kuliah tamu bertajuk “Analisis Masalah Kebijakan dan Program Kesehatan di Indonesia” pada Senin, 17 November 2025, di Ruang Serba Guna, Gedung Mayjen dr. R. Soewondo Sastrodiprojo, Lantai 3, Kampus Tembalang. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Dr. dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp.PD, FINASIM, sebagai narasumber utama.
Sebanyak 304 mahasiswa Program Studi Kedokteran, dosen, dan tenaga kependidikan FK Undip mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam paparannya, Dr. Mochamad Abdul Hakam menyampaikan analisis menyeluruh mengenai dinamika kebijakan kesehatan nasional, termasuk tantangan implementasi program serta penguatan Sistem Kesehatan Nasional.
Ia juga membahas berbagai permasalahan kesehatan yang dihadapi pemerintah daerah—khususnya Kota Semarang—mulai dari penyakit menular dan tidak menular, isu lingkungan, hingga peningkatan layanan kesehatan masyarakat, serta strategi kebijakan yang ditempuh untuk mengatasi tantangan tersebut melalui kolaborasi lintas sektor.
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan menekankan pentingnya peran mahasiswa—khususnya calon tenaga kesehatan—dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, baik melalui edukasi, inovasi, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Kedokteran FK Undip, dr. Santoso, M.Si.Med., Sp.N, dan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa diberi kesempatan untuk memahami proses perumusan kebijakan kesehatan dari sudut pandang praktisi pemerintah, sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis masalah kesehatan publik di Indonesia.
dr. Santoso menyampaikan bahwa kuliah tamu ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori kebijakan kesehatan dengan implementasi yang terjadi di lapangan.
Kegiatan Kuliah tamu ini merupakan bagian dari upaya FK Undip dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memperkuat jejaring akademik dan kemitraan strategis dengan institusi kesehatan pemerintah. Juga diharapkan dapat mempererat hubungan FK Undip dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang serta membuka peluang kerja sama lanjutan dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.(Humas FK Undip/Sara)




