Akademisi King’s College London Hadir di Puskesmas Rowosari, Pasien Diabetes Antusias Ikuti Program Mindful Living

SEMARANG — Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat skema EQUITY Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan International Community Engagement bertajuk “Introduction of the Mindful Living for Diabetes Programme” di Puskesmas Rowosari pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini merupakan tahap awal pengenalan program pengabdian berbasis psikoedukasi dan mindfulness bagi pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 (T2DM) di layanan kesehatan primer.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 20 peserta, yang terdiri dari pasien T2DM, kader kesehatan, tenaga kesehatan puskesmas, serta mahasiswa Universitas Diponegoro. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran hampir seluruh pasien yang dijadwalkan kontrol pada hari tersebut, mencerminkan tingginya kebutuhan akan edukasi kesehatan mental yang terintegrasi dengan pengelolaan penyakit kronis.

 

kegiatan International Community Engagement bertajuk “Introduction of the Mindful Living for Diabetes Programme” di Puskesmas Rowosari pada Selasa (27/1/2026).

 

Program ini diketuai oleh Ns. Ryka Widyaningtyas, S.Kep., M.Sc., dengan anggota tim Ns. Lut Fika Daru Azmi, S.Kep., M.Kep., Prof. Dr. Meidiana Dwidiyanti, S.Kp., M.Sc., dan Ns. Sri Padma Sari, S.Kep., MNS., Ph.D., serta dihadiri dosen keperawatan Universitas Diponegoro lainnya. Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi lintas fakultas, termasuk Kholidil Amin, M.I.Kom. dari Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta akademisi dari King’s College London, Inggris.

Kehadiran akademisi King’s College London memberikan perspektif global mengenai pendekatan recovery-oriented careserta pentingnya self-care management dalam pengelolaan diabetes, khususnya pada konteks layanan kesehatan primer berbasis komunitas.

 

Kegiatan International Community Engagement bertajuk “Introduction of the Mindful Living for Diabetes Programme” di Puskesmas Rowosari pada Selasa (27/1/2026).

 

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh micro psychoeducation mengenai hubungan antara stres, kesehatan mental, dan diabetes, serta mengikuti miini mindfulness demonstration sebagai pengenalan praktik kesadaran diri yang aman, sederhana, dan aplikatif. Kegiatan ini menjadi fondasi awal sebelum pelaksanaan pendampingan komunitas yang akan dilakukan secara bertahap hingga pertengahan tahun 2026.

Kepala Puskesmas Rowosari, drg. Nugraheni Panca, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menyambut baik kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan layanan kesehatan primer. Program Mindful Living for Diabetes diharapkan dapat memperkuat pendekatan promotif dan preventif kesehatan mental bagi pasien diabetes di tingkat komunitas.(*)

Bagikan di:

Berita Terkait

Kategori

Berita Terkini

Layanan Akademik

Layanan Aduan

Acara