SEMARANG – Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) kembali menunjukkan kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kedokteran melalui kiprah alumninya, Dr. dr. Dody Novrial, M.Si.Med., Sp.PA, yang kini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman.
Sebagai seorang spesialis Patologi Anatomi, Dr. Dody menekuni bidang riset kanker dengan fokus pada tumor payudara serta sistem digestif hepatobilier. Dedikasinya dalam pengembangan ilmu kedokteran diwujudkan melalui berbagai penelitian inovatif, di antaranya studi biomarker MicroRNA sebagai faktor prognostik kanker kolorektal, serta eksplorasi bahan alam seperti sambiloto dan ciplukan sebagai kandidat terapi medis berbasis fitofarmaka.
Perjalanan akademik Dr. Dody tidak terlepas dari peran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro sebagai institusi yang membentuk fondasi keilmuan dan profesionalismenya. Ia merupakan alumni yang menempuh seluruh jenjang pendidikan di FK Undip, mulai dari Sarjana Kedokteran hingga meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan.
Selama masa pendidikan, FK Undip tidak hanya membekali Dr. Dody dengan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan integritas. Pengalamannya sebagai Presiden BEM FK Undip serta keterlibatan dalam organisasi nasional turut memperkuat kapasitasnya sebagai dokter sekaligus pemimpin di bidang pendidikan kedokteran.
Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang menjadi kekuatan pendidikan di FK Undip, yaitu atmosfer akademik yang dinamis, paparan kasus klinis yang luas melalui rumah sakit pendidikan, serta keteladanan dosen sebagai pembimbing keilmuan dan profesionalisme. Ia juga menilai sistem pembinaan residen di FK Undip telah mampu membangun kemandirian klinis dan disiplin profesional yang kuat.
Lebih lanjut, Dr. Dody menekankan pentingnya pengembangan pendidikan kedokteran yang adaptif terhadap perkembangan global, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai etika dan karakter. Hal ini dinilai sejalan dengan peran FK Undip dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga mampu berkontribusi dalam riset, kebijakan kesehatan, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Sistem pendidikan harus adaptif. Kita harus mengedepankan critical thinking, literasi digital, dan complex problem solving tanpa sedikit pun meninggalkan identitas budaya dan karakter lokal kita,” tegas Dr. Dody mengenai tantangan global saat ini.
Sebagai alumni, ia juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa FK Undip untuk memanfaatkan masa studi secara optimal, menjunjung tinggi etika profesi, serta terus berupaya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kisah Dr. Dody Novrial menjadi representasi nyata peran FK Undip sebagai institusi pendidikan kedokteran dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing, baik di bidang medis maupun nonmedis, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan di tingkat nasional. (Humas FK Undip)




