Success Story: dr. Budy Azis B, Sp.PK, MH, Alumni FK Undip yang Perkuat Sistem Kesehatan di Kaltara

SEMARANG – Kiprah alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam penguatan sistem kesehatan di Indonesia. Salah satunya ditunjukkan oleh dr. Budy Azis B, Sp.PK, MH, alumni Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Undip, yang kini dipercaya sebagai pimpinan di RSUD dr. H. Jusuf SK, Kalimantan Utara. Perjalanan kariernya menjadi representasi nyata bagaimana pendidikan spesialis di FK Undip mampu mencetak tenaga medis yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga adaptif dan berdaya saing di berbagai kondisi layanan kesehatan.

 

dr. Budy Azis B, Sp.PK, MH, alumni Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Patologi Klinik FK Undip, yang kini dipercaya sebagai pimpinan di RSUD dr. H. Jusuf SK, Kalimantan Utara

 

Perjalanan dr. Budy dimulai dari praktik sebagai dokter umum, hingga akhirnya memutuskan melanjutkan pendidikan spesialis di FK Undip. Ia menilai, masa pendidikan di FK Undip menjadi titik balik penting yang tidak hanya membekali dirinya dengan kompetensi diagnostik laboratorium, tetapi juga membentuk karakter profesional dan kepemimpinan.

“Selain keilmuan, kami juga dibentuk dari sisi etika dan kekeluargaan. Dosen-dosen di FK Undip bukan hanya sebagai pengajar, tetapi seperti orang tua yang membimbing dan memacu kami untuk terus berkembang,” ungkapnya kepada FK Undip pada Jumat (17/4/2026).

 

dr. Budy Azis B, Sp.PK, MH, alumni Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Patologi Klinik FK Undip, yang kini dipercaya sebagai pimpinan di RSUD dr. H. Jusuf SK, Kalimantan Utara

 

Lingkungan akademik yang kolaboratif turut memperkuat kapasitas kepemimpinan yang kini ia jalankan. Selama pendidikan, dr. Budy dipercaya sebagai chief angkatan dan chief residen, yang memberinya pengalaman dalam manajemen tim, komunikasi, hingga pengambilan keputusan. Ia juga mendapatkan penguatan keilmuan di bidang hematologi dan endokrin melalui pengalaman klinis intensif di RSUP Dr. Kariadi serta rumah sakit jejaring FK Undip.

“Kami dibiasakan untuk belajar mandiri dan berpikir kritis, sehingga saat bertugas di daerah, kami mampu langsung mengimplementasikan ilmu yang diperoleh,” tambahnya.

Bekal tersebut terbukti menjadi fondasi kuat saat ia mengabdikan diri di Kalimantan Utara. Dengan kompetensi yang dimiliki, dr. Budy dipercaya menjadi penanggung jawab Unit Pengelolaan Darah PMI dan Laboratorium Kesehatan Daerah, bahkan berhasil mendirikan laboratorium klinik swasta pertama di wilayahnya sejak 2017. Kariernya terus berkembang hingga menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayanan sejak 2022, dan kemudian dipercaya sebagai pimpinan rumah sakit pada 2023. Peran ini menunjukkan bahwa lulusan FK Undip tidak hanya mampu menjalankan fungsi klinis, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan sistem dan manajemen layanan kesehatan.

 

dr. Budy Azis B, Sp.PK, MH, alumni Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Patologi Klinik FK Undip, yang kini dipercaya sebagai pimpinan di RSUD dr. H. Jusuf SK, Kalimantan Utara

 

Selain di institusi pelayanan kesehatan, dr. Budy juga aktif dalam organisasi profesi seperti IDI dan PDS PatKLIn, serta terus mengembangkan diri melalui pendidikan lanjutan dan berbagai sertifikasi profesional. Baginya, FK Undip telah memberikan fondasi yang kuat untuk terus bertumbuh.

“Pilihan melanjutkan pendidikan di FK Undip adalah keputusan yang tepat. Banyak alumni yang berhasil dan menjadi teladan di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Kisah dr. Budy Azis B, Sp.PK, MH menjadi bukti bahwa pendidikan di FK Undip tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga pemimpin yang mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat. Melalui pendekatan pendidikan yang komprehensif—mengintegrasikan keilmuan, etika, dan pengalaman lapangan—FK Undip terus berkomitmen mencetak dokter spesialis yang siap menjawab tantangan kesehatan di tingkat nasional maupun global.(*)

 

Bagikan di:

Berita Terkait