SEMARANG – Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) menerima kunjungan dari SMA Islam PB Soedirman Bekasi pada Senin (11/5/2026) di Kampus FK Undip Tembalang, Semarang. Rombongan yang berjumlah 100 orang, terdiri dari 94 murid kelas 11 peminatan MIPA dan 6 guru pendamping, diterima langsung di Ruang Teatrikal, Gedung Prof. Sapardi Brodjohudojo Lantai 1.
Acara dibuka dengan sambutan dari Hj. Nina Yusnita Sari, M.Pd., mewakili pimpinan SMA Islam PB Soedirman Bekasi. Ia menegaskan bahwa pemilihan Fakultas Kedokteran Undip sebagai destinasi utama bukan tanpa alasan, melainkan karena reputasi Undip sebagai salah satu pencetak tenaga medis terbaik di Indonesia.
“Kunjungan ke Fakultas Kedokteran Undip ini telah menjadi program tahunan yang kami jaga konsistensinya. Kami ingin anak-anak didik kami yang saat ini berada di kelas 11 IPA tidak hanya bermimpi menjadi dokter atau perawat, tetapi juga melihat langsung bagaimana disiplin dan dedikasi yang dibutuhkan di sini,” tutur Hj. Nina Yusnita Sari.
Fakultas Kedokteran Undip menyambut kunjungan ini dengan menghadirkan panel narasumber lengkap dari berbagai departemen untuk memberikan gambaran lintas profesi bagi para siswa. Narasumber yang hadir memberikan materi antara lain: Ahmad Syauqy, S.Gz., M.P.H., Ph.D., Dietisien (Ketua Departemen Ilmu Gizi); Dr. dr. Neni Susilaningsih, M.Si. (Kedokteran Umum); drg. Yoghi Bagus Prabowo, S.H., M.H.Kes. (Kedokteran Gigi); Eva Annisaa, S.Farm., M.Sc., Apt. (Farmasi); serta Lut Fika Daru Azmi, S.Kep., Ns., M.Kep. (Keperawatan).

Salah satu poin utama yang dipaparkan adalah keunggulan kurikulum Fakultas Kedokteran Undip yang telah menerapkan sistem integrasi mata kuliah sejak awal masa studi. Berbeda dengan sekolah menengah, pembelajaran di tingkat universitas mewajibkan mahasiswa untuk menghubungkan berbagai teori medis secara simultan dalam menangani kasus klinis melalui metode Problem Based Learning (PBL).
Selain aspek akademik, Fakultas Kedokteran Undip juga memaparkan berbagai jalur masuk yang sangat kompetitif. Kabar baik bagi sekolah berbasis Islam seperti SMA Islam PB Soedirman adalah adanya jalur Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). Melalui jalur ini, siswa yang memiliki kemampuan Tahfidz Al-Qur’an minimal 20 juz diberikan kesempatan khusus untuk masuk, selama memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh universitas.
Sesi materi juga menyentuh aspek kesejahteraan mahasiswa dan peluang global. Para siswa mendapatkan informasi mengenai program pertukaran pelajar internasional yang memungkinkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Undip melakukan observasi klinis dan riset di berbagai negara.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa terlihat sangat antusias bertanya mengenai tips belajar hingga strategi menyeimbangkan kehidupan organisasi dengan ketatnya jadwal kuliah kedokteran.
Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, Fakultas Kedokteran Undip berkomitmen untuk terus membuka pintu bagi generasi muda dalam mengeksplorasi dunia pendidikan kesehatan. Sebagai institusi yang berorientasi pada reputasi global, Fakultas Kedokteran Undip tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berperan aktif dalam membimbing calon-calon tenaga medis masa depan agar memiliki integritas, kompetensi unggul, dan daya saing internasional demi kemajuan kualitas kesehatan di Indonesia. (*)




